Sejarah 'Lahirnya' Blog Guru Kampung Karena Virus Corona di Indonesia

Sejarah 'Lahirnya' Blog Guru Kampung
Admin blog guru kampung bersama anak-anak Fef Papua Barat.
Guru kampung adalah nama blog. Dikelola oleh Martin Karakabu, guru SMA di Sekolah Kasih Karunia Jakarta Barat. 

Weblog guru kampung hadir di hadapan para pembaca sekalian di era yang sulit, saat covid 19 melanda dunia dan Indonesia (April 2020). 

Kebijakan pemerintah mengharuskan untuk bekerja dari rumah, ibadah dari rumah, sampai kegiatan belajar dan mengajar pun dilakukan dari rumah. Itulah cikal bakal hadirnya weblog yang saya beri nama guru kampung.

Mengapa namanya guru kampung?

Admin blog guru kampung berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), dibesarkan di Papua dan mengajar di Jakarta. Saat virus corona melanda dunia dan Indonesia maka kebijakan pun dibuat oleh pemerintah Indonesia, "kerja dari rumah". Ini sesuatu yang sulit untuk mereka yang tidak terlalu familiar dengan teknologi, termasuk admin blog guru kampung. Namun kondisi seperti memaksa harus bisa menciptakan kegiatan belajar dan mengajar secara online, maka segala daya upaya pun dilakukan agar bisa. Termasuk menyiapkan bahan ajar secara online. 


Tentang Guru Kampung

Jadi nama guru kampung terinspirasi dari keterbatasan pengetahuan admin tentang teknologi terkini, namun oleh situasi memaksa harus bisa menyiapkan bahan ajar secara online, maka lahirlah guru kampung sebagai jawaban dari situasi sulit di atas.   

Isi blog guru kampung

Di atas telah dijelaskan bahwa guru kampung 'lahir' karena covid 19 yang memaksa segala aktifitas dilakukan dari rumah, maka konten utama blog ini adalah materi pelajaran Bahasa Indonesia dan pendidikan kewarganegaraan, sesuai dengan bidang studi yang diampuh oleh admin blog ini. Selain itu, informasi tentang pendidikan dan profesi guru menjadi konten tambahan yang melengkapi konten utama. 

Jadi weblog guru kampung bertema pendidikan dengan konten utama pelajaran Bahasa Indonesia dan pendidikan kewarganegaraan, selebihnya tentang pendidikan dan profesi guru. 

Beberapa postingan berisi catatan personal admin tentang sosok inspirasi dan kegiatan belajar mengajar di sekolah kasih karunia Jakarta Barat sebagai konten tambahan.


Tentang kak cipta.

Di bagian atas dijelaskan bahwa admin blog ini adalah seorang guru. Prinsip dasar guru adalah digugu dan ditiru. 

Berdasarkan prinsip tersebut dan penghargaan terhadap karya intlektual lembaga atau individu, maka semua tulisan tentang pelajaran Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan akan ditulis kembali dengan mengambil intisari dari bahan yang dibaca. Menggunakan gaya bertutur layaknya tatap muka secara reguler. 

Apabila ada kutipan langsung atau tidak langsung sebagai penguat argumentasi maka akan ditulis sumbernya secara lengkap dan jelas. Itu adalah usaha admin dalam menjaga hak kekayaan intlektual siapa pun. 

Apabila para pihak merasa dirugikan karena hal itu maka silakan hubungi admin melalui whatsapp 0812 - 8246 - 1053 untuk diperbaiki atau dihapus. 

Tulisan dalam blog ini tidak selamanya benar dan akurat. Oleh karena itu, segala kritikan dan saran dari pembaca dan pemerhati pendidikan bisa disampaikan melalui kontak blog.

Demikian tentang guru kampung, terima kasih atas kunjungan sahabat pembaca sekalian. Tuhan memberkati.
Informasi lebih lengkap silakan baca melalui halaman about me, silakan klik di sini.
Sejarah 'Lahirnya' Blog Guru Kampung
Martin Karakabu
Martin Karakabu Hanya guru kampung dan blogger newbie. Saat ini mengajar di SMA Kasih Karunia Jakarta

2 komentar untuk "Sejarah 'Lahirnya' Blog Guru Kampung Karena Virus Corona di Indonesia"

  1. Blognya ganti ini ya mas martin?
    Kok saya jadi pengen punya blog khusus pelajaran seperti ini ya. Tidak bercampur campur seperti di blog saya.
    Ide penulis tamu dari pihak siswa itu: just great!
    Blognya jadi berisi portofolio siswa.
    Mantap mas martin..
    Ah ini sih bukan sekedar guru kampuung :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hay Miss, Iya miss Dewi, blog curhat (Martin Karakabu.com) beserta isinya saya pindahkan ke blogspot versi gratis. Alasannya itu catatan personal yang berisi tentang catatan perjalanan, pemikiran dan refleksi pribadi, jadi saya titipkan di blogspot, suatu saat jika anak dan cucu merindukan sebuah nama "martin Karakabu" mereka bisa lihat dan mengenangnya hehhe, kalau premium kalau saya dipanggil tuhan maka ia pun akan lenyap seiring dengan waktu yang berlalu dan pergi.

      Kalau di sini pakai premium (domain TLD) itu hanya bentuk pertanggung jawaban profesi semata karena 'bos kita' mas Menteri kan orang IT masa anak buahnya tidak seiring hehhe..

      Terima kasih banyak miss sudah hadir, senang sekali dikunjungi oleh miss Dewi..

      Hapus

Posting Komentar

*Terima Kasih atas Kunjungannya*

Mohon komentar menggunakan url blog, bukan link postingan.

---Admin Guru Kampung---