Suport saya dengan Subscribe

3 Manfaat Virus Corona Bagi Guru Kampung

3 Manfaat Virus Corona Bagi Guru Kampung

 Sebelum membaca lebih lanjut, simak terlebih dahulu pernyataan berikut.

  1. Namanya penyakit tidak ada yang bermanfaat, namun saya ingin kita melihat sisi lain dari suatu masalah, termasuk masalah virus corona. Jadi silakan disimak sampai tuntas biar paham maksud saya.
  2. Guru kampung yang dimaksud ialah saya sendiri bukan guru yang bertugas di kampung. Jadi berikut ini merupakan refleksi saya tentang virus corona dan dunia pendidikan. Terutama bagi guru.

Silakan simak!

Jika dibaca sampai tuntas maka sobat akan temukan 3 manfaat adanya pandemi covid 19 ini.

Manfaat virus corona bagi guru kampung, yang pertama adalah belajar hal baru

Sebagai guru yang bertugas di pedalaman Papua, jujur urusan teknologi pendidikan tidak begitu familiar dengan saya. Namun situasi mengharuskan saya untuk belajar hal baru.
  1. Karena saya mengajar di Jakarta dan generasi yang saya hadapi adalah kid zaman now yang sangat familiar dengan teknologi.
  2. Karena adanya pandemi covid 19 (virus corona) sehingga semua kegiatan belajar dan mengajar dilakukan secara virtual (menggunakan teknologi sebagai media belajar).
Jadi manfaat yang saya rasakan adalah belajar hal baru sebagai media belajar.

Contoh:

  1. Cara mendesain blog agar kegiatan belajar dan mengajar berbasis blog berjalan dengan baik.
  2. Cara merekam kegiatan belajar mengajar di zoom jadi video pembelajaran, atau
  3. Cara membuat powert point jadi video pembelajaran

Jadi pesannya adalah;

  1. Jangan terus menerus memikirkan masalah virus corona karena membuat imun tubuh melemah sehingga jadi masalah serus bagi anda. Gunakan waktu yang ada untuk belajar hal baru yang lebih bermanfaat.
  2. Ubah pola pikir, "bagaimana membuat masalah jadi solusi"

Manfaat virus corona bagi guru kampung, yang kedua adalah semakin kreatif

Bicara kreatif, apalagi untuk diri sendiri barangkali tindakan yang sangat berlebihan. Namun saya merasa bahwa kegiatan belajar dan mengajar di masa pandemi covid 19 ini tidak bisa dilakukan; 
  • hanya dengan 1 metode mengajar atau 
  • media yang itu - itu saja. 
Harus bervariasi agar minat belajar peserta didik bisa terjaga. 

Awal - awal pandemi covid 19

  1. Kegiatan belajar mengajar yang saya lakukan hanya dari google classroom. 
  2. Kemudian saya kreasikan blog sebagai media belajar. 
  3. Kini semakin bervariasi dengan zoom atau kirim video PTT lewat grup whatsaap kelas.
Jadi manfaat yang saya rasakan adalah kemasan kegiatan belajar mengajar semakin bervariasi. 

Respon peserta didik bisa dilihat melalui pesan whatsaap berikut ini.

3 Manfaat Virus Corona Bagi Guru Kampung


Mohon maaf sobat, tidak bermaksud untuk pamer, saya hanya berbagi inspirasi saja. Jika berarti itu semua karena Tuhan, saya hanya guru kampung biasa. 

Salam hangat

Martin Karakabu
Guru kampung dan blogger newbie.

Eh, main kabur aja bos, mana manfaat yang ketiga?
Jawab
Manfaat virus corona yang ketiga silakan dilengkapi oleh pembaca karena saya baru belajar hal baru

Oh ya lupa, ini tambahan. 

Manfaat virus corona bagi guru kampung yang terakhir adalah saya berani bicara di depan kamera alias jadi youtuber. 

Silakan simak videonya berikut ini (kalau mau menyimaknya) 


Mari lihat statistik peningkatan virus corona hari ini, Senin, 14 Desember 2020

3 Manfaat Virus Corona Bagi Guru Kampung

3 Manfaat Virus Corona Bagi Guru Kampung
Sobat!
Apa tanggapan sobat tentang statistik di atas?
Jangan gusar kawan. 

Kehidupan tidak akan berhenti hanya karena masalah covid 19. 
  • Ikuti protokoler kesehatan, 
  • Rajinlah cuci tangan,
  • Tetaplah memakai masker,
  • Jaga jarak, dan yang paling penting....
Berdoa dan terus berkarya


Salam sehat untuk kita semua.
-----Martin Karakabu---

11 komentar untuk "3 Manfaat Virus Corona Bagi Guru Kampung"

  1. Balasan
    1. Terima kasih sudah mampir miss Sumarjiyati. Semoga bermanfaat, mari berbagi dan belajar bersama.

      Hapus
  2. Mantap. Ada berkah di balik musibah. Positive thinking selalu. Inspiring.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hay terima kasih sudah mampir. Senang sekali atas kunjungannya. Benar berpikir positif adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah. salam hangat, sekali lagi terima kasih atas kunjungannya...

      Hapus
  3. Terimakasih..., pengalaman mengajar masa pandemi yg menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hay terima kasih sudah mampir di rumah online saya. Jika bermanfaat dan menginspirasi itu semua karena sang khalik, mari tetap semangat dan terus berkarya ya. Salam hangat dan mari berkarya. Semangat!

      Hapus
  4. Kisanya bagus. Memang itu benar Bu guru...top👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo guru hebat, terima kasih banyak sudah memberi apresiasi pada tulisan yang sederhana di atas. Oh ya saya seorang bapak bukan ibu. Barangkali lupa, tidak apa - apa, tetap semangat ya...

      Hapus
  5. Akupun ga bisa menyangkal kalo Corona ini sbnrnya membawa banyak positif juga kok mas :D. Memang dia membuat kita jd terkekang, sakit, kehilangan orang2 yg disayang, bikin ga bisa ketemu keluarga dll

    Tapi karena korona, aku jd LBH memperhatikan kebersihan. Jd LBH perhatian Ama tubuh dan makanan. Jadi lebih rutin olahraga. Berfikir LBH positif dan kreatif supaya hati dan pikiran ttp happy. Itu semua, hal2 yg biasanya aku jrg lakuin saat tidak ada pandemi.

    Dan bersyukur Krn pandemi ini juga, investasi sempet anjlok dlam, tapi bagi orang yg berani ambil kesempatan dan membeli di saat hrg saham kmrn jatuh ke jurang, skr ini justru menikmati hasilnya mas :D. Dan itu besar banget. Something yg aku ga prnh dapetin di saat kondisi ekonomi sedang normal :D

    Makanya aku bilang, pandemi Corona ini walo menebar banyak bencana, tapi di sisi lain banyaaaaak bgt juga sisi positif yg dia kasih :)

    BalasHapus
  6. Seperti kata orang2 tua kita, dibalik musibah pasti ada hikmah atau pelajaran yang bisa kita ambil ya.

    Suka tidak suka covid ini seketika membuat banyak orang tua jadi melek teknologi utamanya yang mendukung pembelajaran online. Meski pada satu sisi kita prihatin juga bagi banyak keluarga yang kesulitan ekonomi untuk mendapatkan akses teknologi

    BalasHapus

Posting Komentar

*Terima Kasih atas Kunjungannya*
Mohon komentar menggunakan url blog, bukan link postingan.