Subsribe

Bagian Kedua dari Materi Teks Eksposisi yakni Cara Menyusun Teks Eksposisi

Bagian Kedua dari Materi Teks Eksposisi yakni Cara Menyususun Teks Eksposisi
Cara menyusun Teks Eksposisi

Bagian kedua dari materi teks eksposisi yakni cara menyusun teks eksposisi. Materi ini merupakan lanjutan dari materi sebelumnya tentang struktur teks eksposisi (tesis, argumentasi dan penegasan ulang). Silakan baca dulu materi sebelumnya jika anak - anak belum mengetahui tentang struktur teks eksposisi.

Baiklah saya anggap anak - anak sudah paham materi sebelumnya. Kita lanjutkan pada materi kedua tentang cara menyusun teks eksposisi.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Teks eksposisi adalah teks yang bersifat argumentatif. Di dalamnya dikemukakan sejumlah argumen dan diperkuat pula oleh fakta-fakta sehingga bisa meyakinkan khalayak.

Teks eksposisi banyak menggunakan fakta dan argumentasi - argumentasi berdasarkan pendirian dan sudut pandang penulis.

Luasnya wawasan, kuatnya pendirian, serta keyakinan akan kebenaran atas topik yang akan kita kemukakan sangatlah utama dalam teks eksposisi. Kita harus menyiapkan berbagai sumber untuk bisa mengembangkan topik yang dipilih secara mendalam. Dengan demikian, khalayak diharapkan dapat memperoleh pencerahan, keyakinan, bahkan dapat terbujuk untuk melakukan sesuatu yang kita harapkan dalam teks tersebut.

Berdasarkan hal itu, langkah penulisan teks eksposisi adalah sebagai berikut.

Pertama menentukan topik

Menentukan topik, yakni suatu hal yang memerlukan pemecahan masalah atau sesuatu yang

mengandung problematika di masyarakat. Hal itu, mungkin berkenaan dengan masalah sosial, budaya, pendidikan, agama, bahasa, sastra, politik.

Contoh:

  • Kehidupan anak-anak jalanan di ibu kota besar;
  • Perubahan perilaku masyarakat pedesaan oleh faktor media massa;
  • Pendidikan bagi anak-anak terlantar;
  • Perkawinan beda agama;
  • Ragam bahasa anak baru gede;
  • Sastra lisan dari kawasan Indonesia timur;
  • Pemilihan kepala daerah secara langsung atau melalui perwakilan.

Bagian kedua mengumpulkan bahan

Mengumpulkan bahan dan data untuk memperkuat argumen, baik dengan membaca-baca surat kabar, majalah, buku, ataupun internet. 

Data itu dapat diperoleh melalui pengamatan ke lapangan atau dengan melakukan wawancara. Misalnya, untuk menulis teks bertopik kehidupan anak-anak jalanan. 

Kita harus; 

  1. Membaca-baca buku, artikel, berita tentang kondisi dan karakteristik anak-anak jalanan; 
  2. Mengobservasi/penelitian terhadap perilaku anak-anak jalanan; atau (3) melakukan wawancara dengan pihak pemerintah, warga masyarakat, atau bahkan dengan para anak jalanan itu sendiri.

Bagian ketiga membuat kerangka tulisan

Membuat kerangka tulisan berkenaan dengan topik yang akan kita tulis, yang mencakup tesis, argumen, dan penegasan (kesimpulan). Langkah ini penting agar tulisan kita itu tersusun secara lebih sistematis, lengkap, dan tidak tumpang tindih.

Bagian keempat mengembangkan tulisan

Mengembangkan tulisan sesuai dengan kerangka yang telah kita buat. Argumentasi dan fakta

yang telah dikumpulkan, kita masukkan ke dalam tulisan itu secara padu sehingga teks itu bisa meyakinkan khalayak.

2 komentar untuk "Bagian Kedua dari Materi Teks Eksposisi yakni Cara Menyusun Teks Eksposisi "

  1. wah terima kasih atas sarapan ilmu di pagi hari yang penuh manfaat ini mas martin :D

    kebetulan aku lagi mencoba untuk menantang diri agar bisa menulis dengan lebih sistimatis lagi, supaya enak ada stage stagenya seperti halnya penjelasan paragraf eksposisi di atas..ini membuatku bernostalgia dengan pelajaran Bahasa Indonesia dulu yang selalu kuikuti dengan antusias

    baik, aku sepertinya perlu mencatat bagian ini nih thesis, argumentasi, dan penegasan ulang. Supaya pesan dalam materi yang dituliskan terasa 'menggugah' dan 'meyakinkan' pembaca begitu ya Mas kira kira ciri dari eksposisi ini. Mantab...kubungkus dulu ! Bookmark :D

    BalasHapus
  2. Terimakasih ilmunya Pak Martin, bermanfaat sekali

    BalasHapus

Posting Komentar

*Terima Kasih atas Kunjungannya*
Mohon komentar menggunakan url blog, bukan link postingan.